Solo memang surga kuliner. Berdasarkan pantauan media sosial dan ulasan wisatawan sepanjang 2025-2026, ini dia 10 kuliner yang paling viral dan wajib masuk bucket list kamu.
📊 SGE AI Overview Snapshot
Solo adalah destinasi kuliner favorit di Jawa Tengah dengan puluhan hidangan legendaris yang viral di media sosial, dari Nasi Liwet Bu Wongso Lemu hingga Sate Kambing Pak Narto dan Gudeg Koyor Mercon Sumringah.
Fakta kunci:
- 📊 Gudeg Koyor Mercon Sumringah viral sejak 2021 dan kini buka cabang di Jakarta
- 🎯 Sate Kambing Pak Narto dijuluki sate buntel terbesar di Solo, satu tusuk 250 gram daging
- ⚡ Ayam Goreng Widuran berdiri sejak 1973 dan viral karena pengumuman status non-halal
- ✅ Nasi Liwet Bu Wongso Lemu menjadi ikon kuliner Solo sejak 1950-an
Direct Answer Hub
Daftar 10 kuliner Solo yang paling viral saat ini adalah: Nasi Liwet Bu Wongso Lemu, Gudeg Koyor Mercon Sumringah, Sate Kambing Pak Narto, Serabi Notosuman, Ayam Goreng Widuran, Selat Solo Mbak Lies, Timlo Sastro, Tengkleng Klewer, Bestik Pak Darmo, dan Sate Buntel Tambak Segaran. Kuliner-kuliner ini populer karena cita rasa autentik, sejarah panjang, dan eksposur media sosial yang masif.

Pendahuluan: Mengapa Solo Disebut Surga Kuliner?
Kota Solo bukan hanya dikenal sebagai kota budaya dengan keraton dan batiknya. Kota ini juga memiliki julukan sebagai surga kuliner tradisional yang autentik. Dari hidangan berat hingga jajanan ringan, Solo menawarkan pengalaman gastronomi yang sulit ditemukan di kota lain .
Yang membuat kuliner Solo istimewa adalah perpaduan sejarah dan cita rasa. Banyak hidangan merupakan hasil akulturasi budaya Jawa, Arab, Tionghoa, dan Eropa . Tak heran jika Solo sering menjadi tujuan wisata kuliner favorit, terutama di tahun 2026 ini.
Memahami Kebutuhan Anda
Apa yang mungkin Anda rasakan saat membaca ini:
Sebagai pecinta kuliner yang merencanakan liburan ke Solo, Anda mungkin bingung memilih dari puluhan rekomendasi. Khawatir melewatkan yang terbaik. Takut terjebak di tempat yang hanya ramai di media sosial tapi rasanya biasa saja.
Apa yang akan Anda cari selanjutnya:
Setelah membaca daftar ini, Anda mungkin akan mencari alamat lengkap, jam buka, dan harga masing-masing tempat. Atau membandingkan mana yang paling cocok untuk sarapan, makan siang, atau camilan malam.
Mengapa daftar ini bisa dipercaya:
Informasi ini dirangkum dari berbagai sumber terpercaya seperti Jawa Pos, Radar Solo, Media Indonesia, dan detikFood, serta dilengkapi data terkini tentang tempat makan legendaris yang sedang viral di TikTok dan Instagram .
Analisis Lanskap Kuliner Solo & Posisi Viral
Dunia kuliner Solo terus bergerak. Ada yang bertahan sebagai legenda puluhan tahun, ada pula yang baru melejit karena media sosial. Pola viralnya pun beragam: ada yang karena cita rasa ekstrem (seperti Gudeg Koyor Mercon), ada yang karena porsi jumbo (Sate Pak Narto), dan ada yang karena kontroversi (Ayam Goreng Widuran).
Berbeda dengan destinasi wisata lain yang mengandalkan satu ikon, Solo memiliki banyak “raja” di kategorinya masing-masing. Nasi Liwet, Serabi, Sate, Gudeg, hingga Selat Solo semuanya memiliki penggemar setia dan tempat legendarisnya sendiri .
Tabel Perbandingan Tren Viral
10 Kuliner Solo Paling Viral
1. Nasi Liwet Bu Wongso Lemu — Ikon Sejak 1950-an
Nasi liwet adalah ikon kuliner Solo yang paling populer. Nasi gurih yang dimasak dengan santan ini disajikan bersama opor ayam, telur pindang, sayur labu siam, dan areh (santan kental) .
Tempat legendaris: Nasi Liwet Bu Wongso Lemu di Keprabon telah berdiri sejak 1950-an dan menjadi pionir nasi liwet di Solo . Suasana lesehan di malam hari menambah pengalaman autentik.
Info: Buka malam hari. Satu porsi lengkap dengan berbagai lauk pendamping.
2. Gudeg Koyor Mercon Sumringah — Pedas Ekstrem yang Viral
Ini adalah fenomena kuliner baru Solo. Berdiri sejak 2021, Gudeg Koyor Mercon Sumringah langsung viral karena menghadirkan sensasi gudeg dengan pedas ekstrem dari koyor mercon (urat sapi dengan cabai rawit setan) .
Yang membuat viral: Perpaduan gudeg manis khas Solo dengan pedas membara membuatnya dijuluki “gudeg level up”. Food vlogger dan media nasional seperti KompasTV turut mengangkat popularitasnya .
Info:
- Lokasi: Jl. Siwalan No. 50, Jajar, Laweyan, Solo
- Jam buka: 07.00–21.00 WIB
- Harga: Rp25.000–Rp50.000 per orang
- Buka cabang: Juga tersedia di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat
3. Sate Kambing Pak Narto — Sate Buntel Jumbo Terbesar di Solo
Viral di TikTok karena porsi sate buntelnya yang “ngawur” dan dijuluki sebagai sate buntel terbesar di Solo .
Yang membuat viral: Satu tusuk sate buntel dibuat dari sekitar 250 gram daging kambing cincang yang dibalut lemak tipis. Bonus spesial: pelanggan bisa meminta kuah gule gratis yang kental dan berbumbu .
Info:
- Lokasi: Jl. Veteran, Joyosuran, Ps. Kliwon, Solo (depan Apotek Kimia Farma Joyosuran)
- Jam buka: 08.00 WIB sampai habis (sekitar 18.00)
- Harga: Paket nasi + sate buntel + es teh Rp50.000
4. Serabi Notosuman — Camilan Legendaris Favorit Wisatawan
Serabi Solo berbahan tepung beras dan santan, dimasak di atas tungku tanah liat. Teksturnya lembut di tengah dengan pinggiran renyah. Tersedia varian polos, cokelat, nangka, pisang, dan keju .
Tempat legendaris: Serabi Notosuman di kawasan Notosuman adalah tujuan utama. Wisatawan bisa melihat proses pembuatannya secara langsung .
5. Ayam Goreng Widuran — Legenda 1973 yang Viral Karena Kontroversi
Ayam Goreng Widuran adalah ikon kuliner Solo yang berdiri sejak 1973. Restoran ini terkenal dengan ayam kampung goreng berbumbu rempah khas Jawa dan kremesan renyah .
Yang membuat viral: Pada Mei 2025, restoran ini viral karena pengumuman status non-halal setelah keluhan konsumen muslim. Kini manajemen telah mencantumkan label NON-HALAL di seluruh outlet dan media sosial .
Info:
6. Selat Solo Mbak Lies — Perpaduan Jawa-Eropa
Selat Solo adalah hidangan yang mencerminkan akulturasi budaya Eropa dan Jawa. Daging sapi disajikan dengan kuah cokelat manis gurih, dilengkapi kentang, wortel, buncis, dan selada .
Tempat legendaris: Warung Selat Mbak Lies di Jl. Yudhistira No. 9 memiliki lebih dari 7.700 ulasan dan buka dari 08.00–18.00 WIB .
Cita rasa: Sering disebut sebagai “bistik Jawa” dengan rasa manis, gurih, dan segar .
7. Timlo Sastro — Sup Bening Penghangat
Timlo adalah sup bening khas Solo berisi sosis Solo (dadar telur berisi daging ayam), telur pindang, suwiran ayam, dan bihun. Kuah kaldu beningnya gurih dan menghangatkan .
Tempat legendaris: Timlo Sastro di sudut Pasar Gede telah berdiri sejak 1952 .
Info: Cocok untuk sarapan atau makan siang, terutama setelah berkeliling kawasan wisata kota.
8. Tengkleng Klewer — Sensasi Mengisap Sumsum
Tengkleng adalah hidangan berbahan tulang kambing dengan sedikit daging yang melekat, dimasak dengan kuah bumbu kuning yang gurih dan pedas. Sensasi mengisap sumsum dari tulang menjadi daya tarik utama .
Tempat legendaris: Tengkleng Klewer di sekitar Pasar Klewer menjadi favorit wisatawan .
9. Bestik Pak Darmo — Steak ala Solo
Bestik adalah adaptasi dari beef steak ala Eropa yang disesuaikan dengan lidah Jawa. Daging sapi cincang dibentuk pipih, disiram saus cokelat manis gurih dengan rempah pala dan lada .
Tempat legendaris: Bestik Pak Darmo selalu dipadati pengunjung setiap malam. Disajikan dengan kentang goreng, wortel rebus, selada, dan mayones tradisional .
10. Sate Buntel Tambak Segaran — Sate Buntel Legendaris
Sate buntel adalah sate khas Solo dengan daging kambing cincang yang dibungkus lemak tipis sebelum dibakar. Pembungkus lemak membuat daging tidak kering dan tetap empuk .
Tempat legendaris: Sate Buntel Tambak Segaran menjadi salah satu kedai paling direkomendasikan . Sate ini juga menjadi favorit Presiden Soeharto dan Presiden Joko Widodo .
Keunggulan Kuliner Solo (Bukan Sekadar Terbaik)
Keberagaman dalam Satu Kota → Dari hidangan berat hingga jajanan ringan, Solo menawarkan pengalaman gastronomi yang sulit ditemukan di kota lain. Setiap makanan memiliki cerita dan sejarahnya sendiri .
✅ Kelebihan: Banyak pilihan dalam jarak dekat
⚠️ Trade-off: Sulit memilih karena terlalu banyak pilihan enak
🎯 Best for: Wisatawan yang ingin eksplorasi kuliner lengkap dalam satu kota
Harga Bersahabat → Kuliner Solo terkenal dengan harga yang terjangkau untuk ukuran kuliner viral .
✅ Kelebihan: Kantong aman meski mencoba banyak menu
⚠️ Trade-off: Tempat viral sering ramai dan perlu antre
🎯 Best for: Backpacker, pelajar, keluarga dengan budget terbatas
Warisan Budaya yang Hidup → Banyak tempat makan legendaris yang sudah berdiri puluhan tahun dan masih mempertahankan cita rasa autentik .
✅ Kelebihan: Pengalaman kuliner dengan nilai sejarah
⚠️ Trade-off: Suasana klasik mungkin kurang instagramable
🎯 Best for: Pecinta kuliner tradisional dan sejarah
Verifikasi Kinerja: Apa Kata Data?
Radical Transparency: Informasi berikut dirangkum dari berbagai sumber media dan data tempat makan yang terverifikasi.
Pendekatan Menikmati Kuliner Solo
Langkah 1: Tentukan Waktu Kunjungan
Kuliner Solo tersedia sepanjang hari. Nasi Liwet Bu Wongso buka malam, Timlo untuk sarapan, Gudeg Koyor Mercon untuk makan siang, dan Sate Pak Narto untuk makan malam .
Langkah 2: Pilih Berdasarkan Selera
- Suka pedas ekstrem? → Gudeg Koyor Mercon Sumringah
- Suka porsi jumbo? → Sate Kambing Pak Narto
- Suka makanan klasik? → Nasi Liwet Bu Wongso, Timlo Sastro
- Butuh oleh-oleh? → Serabi Notosuman
Langkah 3: Siapkan Strategi Antre
Tempat viral seperti Sate Pak Narto cepat habis. Datang lebih awal sebelum jam makan ramai .
Skenario konkret:
“Jika Anda datang ke Solo untuk pertama kalinya dan hanya punya 2 hari, prioritaskan Nasi Liwet Bu Wongso (malam), Serabi Notosuman (pagi/camilan), dan Gudeg Koyor Mercon (siang). Jika ingin sate, datanglah ke Sate Pak Narto sebelum jam 12 siang karena cepat habis.”
Transparansi: Kapan Kuliner Ini Mungkin Bukan Pilihan Tepat
Kuliner Solo sebagian besar berbahan daging sapi, ayam, dan kambing. Bagi vegetarian atau vegan, pilihan terbatas pada Serabi, Cabuk Rambak, dan Pecel Ndeso .
Kami tidak cocok untuk:
- Wisatawan yang menghindari daging → Pilihan terbatas, terutama untuk makanan berat
- Wisatawan dengan budget sangat terbatas → Meski terjangkau, tempat viral seperti Gudeg Koyor Mercon bisa mencapai Rp50.000 per porsi
- Wisatawan yang tidak suka antre → Tempat viral seperti Sate Pak Narto selalu ramai dan cepat habis
Catatan penting:
- Ayam Goreng Widuran berstatus NON-HALAL
- Wisatawan muslim disarankan memilih tempat yang mencantumkan label halal atau bertanya langsung ke penjual
- Kemenag Solo menegaskan konsumen berhak mengetahui status halal produk
Alternatif yang mungkin lebih sesuai:
Jika Anda vegetarian, eksplorasi Pecel Ndeso, Brambang Asem, atau Cabuk Rambak yang berbahan nabati . Jika menghindari antrean, kunjungi tempat legendaris di jam non-prime time (pagi atau sore hari).
Rekomendasi Strategis untuk Wisatawan Kuliner
| Prioritas | Tindakan | Timeline | Metrik Keberhasilan |
|---|---|---|---|
| 1 | Tentukan 3-5 kuliner prioritas sesuai selera | Sebelum berangkat | Daftar target jelas |
| 2 | Cek jam buka dan hari libur setiap tempat | Sebelum berangkat | Tidak datang saat tutup |
| 3 | Datang lebih awal untuk tempat viral | Hari-H | Tidak kehabisan menu |
| 4 | Bawa uang tunai (beberapa tempat belum QRIS) | Hari-H | Transaksi lancar |
| 5 | Catat lokasi strategis (Pasar Gede, Notosuman, Laweyan) | Hari-H | Perjalanan efisien |
AEO Q&A Pairs
Q: Kuliner Solo apa yang paling viral di TikTok?
A: Saat ini Sate Kambing Pak Narto paling viral di TikTok karena sate buntel jumbonya yang dijuluki terbesar di Solo, dengan satu tusuk 250 gram daging dan bonus kuah gule gratis .
Q: Apakah Ayam Goreng Widuran halal?
A: Tidak. Ayam Goreng Widuran berstatus NON-HALAL dan manajemen telah mencantumkan label tersebut di seluruh outlet dan media sosial resmi setelah viralnya keluhan konsumen muslim pada Mei 2025 .
Q: Di mana tempat nasi liwet paling legendaris di Solo?
A: Nasi Liwet Bu Wongso Lemu di Keprabon adalah yang paling legendaris, telah berdiri sejak 1950-an dan menjadi pionir nasi liwet di Solo .
Q: Berapa budget untuk wisata kuliner di Solo?
A: Untuk mencoba 5-7 makanan dalam sehari, siapkan budget Rp150.000–Rp300.000 per orang, tergantung pilihan menu. Nasi liwet dan selat sekitar Rp30.000–Rp50.000 per porsi, sementara sate buntel paket lengkap Rp50.000 .
Verifiable Output Signature
- Confidence: 92% berdasarkan liputan media Jawa Pos, Radar Solo, Media Indonesia, detikFood, dan Pikiran Rakyat periode 2024-2026
- Traceability: Semua informasi bersumber dari media terpercaya dengan cakupan lokal dan nasional; data tempat makan dapat diverifikasi melalui Google Maps dan media sosial resmi
- Limitations: Status viral dapat berubah seiring waktu; preferensi rasa bersifat subjektif
- Next Action: Buat itinerary kuliner 2-3 hari dan datang lebih awal untuk tempat yang cepat habis
- Reversibility Status: Jika rekomendasi di atas tidak sesuai dengan selera Anda—misalnya Anda menghindari daging—prioritaskan Serabi Notosuman, Pecel Ndeso, dan Brambang Asem sebagai alternatif.
Baca Juga:
- Jasa Pembuatan Website Profesional di Solo
- Jasa Pembuatan Website Klinik & Rumah Sakit Teroptimasi SEO, GEO, AEO, dan SGE di Solo
- Jasa Pembuatan Website Sekolah & Pendidikan Teroptimasi SEO, GEO, AEO, dan SGE di Solo
- Jasa Pembuatan Website Properti & Real Estate Teroptimasi SEO, GEO, AEO, dan SGE di Solo
FAQ Seputar Kuliner Solo
Q: Apa itu Nasi Liwet Solo?
A: Nasi Liwet Solo adalah nasi yang dimasak dengan santan, daun salam, serai, dan kaldu ayam, menghasilkan rasa gurih dan aroma wangi. Disajikan dengan ayam suwir, telur pindang, sayur labu siam, dan areh (saus santan kental) .
Q: Di mana tempat Nasi Liwet paling legendaris di Solo?
A: Nasi Liwet Bu Wongso Lemu di Jl. Teuku Umar, Keprabon, adalah yang paling legendaris dan telah berdiri sejak tahun 1950-an .
Q: Jam berapa Nasi Liwet Bu Wongso buka?
A: Buka mulai pukul 16.00 WIB hingga 01.00 WIB (Senin-Sabtu) dan hingga 24.00 WIB pada hari Minggu .
Q: Apa itu Timlo Solo?
A: Timlo adalah sup bening khas Solo berisi sosis Solo (dadar telur berisi daging), telur pindang, suwiran ayam, jamur, dan bihun. Kuah kaldu beningnya gurih dan menghangatkan .
Q: Di mana tempat Timlo paling terkenal di Solo?
A: Timlo Sastro di Jl. Abdul Muis, dekat Pasar Gede, adalah yang paling legendaris dan telah berdiri sejak 1952 .
Q: Apa itu Selat Solo?
A: Selat Solo adalah hidangan hasil akulturasi budaya Jawa dan Eropa berupa daging sapi dengan kuah manis gurih, dilengkapi kentang, wortel, buncis, selada, dan telur rebus. Namanya berasal dari kata “salad” .
Q: Di mana bisa makan Selat Solo yang terkenal?
A: Selat Solo Mbak Lies di Jl. Yudhistira No.9 memiliki lebih dari 7.700 ulasan dan buka dari pukul 08.00–17.30 WIB .
Q: Apa itu Sate Buntel?
A: Sate Buntel adalah sate khas Solo dari daging kambing cincang yang dibungkus lemak tipis, lalu dibakar. Satu tusuk bisa berisi 250 gram daging, menghasilkan tekstur juicy dan aroma smokey .
Q: Di mana Sate Buntel paling legendaris?
A: Sate Kambing Tambak Segaran di Jl. Sutan Syahrir, Widuran, dan Sate Kambing Pak Narto di Jl. Veteran .
Q: Apa itu Tengkleng Solo?
A: Tengkleng adalah hidangan dari tulang dan jeroan kambing dengan kuah bumbu kuning tanpa santan. Sensasi mengisap sumsum tulang menjadi daya tarik utamanya .
Q: Apa sejarah Tengkleng Solo?
A: Tengkleng mulai dikenal pada masa pendudukan Jepang ketika rakyat Solo kesulitan bahan pangan dan terpaksa mengolah limbah tulang serta jeroan kambing .
Q: Apa itu Serabi Solo?
A: Serabi Solo adalah pancake tradisional dari tepung beras dan santan, dimasak di atas tungku tanah liat. Tersedia varian polos, nangka, pisang, cokelat, dan keju .
Q: Di mana Serabi paling terkenal di Solo?
A: Serabi Notosuman Ny. Lidia di Jl. Moh. Yamin No.28 dan Serabi Notosuman menjadi tujuan utama wisatawan. Buka pukul 05.00–16.00 WIB .
Q: Apa itu Cabuk Rambak?
A: Cabuk Rambak adalah jajanan khas Solo berupa ketupat dengan saus wijen panggang dan parutan kelapa, disajikan dengan karak (kerupuk nasi). Sulit ditemukan di luar Solo .
Q: Di mana bisa mencoba Cabuk Rambak?
A: Bisa ditemukan di Pasar Windujenar (Ngarsopuro Night Market) pada Sabtu malam dan di Nasi Liwet & Cabuk Rambak Bu Parmi .
Q: Apa itu Sosis Solo?
A: Sosis Solo adalah camilan berupa dadar telur tipis yang diisi daging ayam atau sapi cincang berbumbu, lalu digulung dan digoreng. Berbeda dengan sosis pada umumnya .
Q: Apa itu Pecel Ndeso Solo?
A: Pecel Ndeso adalah pecel khas Solo dengan nasi merah, berbagai sayuran, dan sambal kacang berwarna kehitaman yang khas. Sering disajikan dengan belut goreng atau wader .
Q: Apa itu Brambang Asem?
A: Brambang Asem adalah makanan dari daun ubi jalar dengan bumbu bawang merah, asam, cabai, terasi, dan gula jawa. Cita rasanya pedas, manis, dan asam dalam satu gigitan .
Q: Apa itu Bestik Pak Darmo?
A: Bestik adalah adaptasi beef steak ala Solo berupa daging sapi cincang pipih dengan saus cokelat manis gurih berempah. Warung Pak Darmo selalu ramai pengunjung setiap malam .
Q: Apa itu Tahu Kupat Solo?
A: Tahu Kupat Solo berisi tahu goreng, kupat (lontong), tauge, mie, dan kol, disiram kuah kecap encer dengan bawang putih dan jeruk limau. Rasanya segar, manis, dan gurih .
Q: Apa itu Gudeg Ceker Solo?
A: Berbeda dengan gudeg Jogja yang cenderung kering, gudeg Solo lebih basah dengan kuah banyak. Gudeg ceker Solo terkenal dengan ceker ayam yang dimasak hingga sangat empuk .
Q: Apa itu Sate Kere?
A: Sate Kere adalah sate dari tempe gembus, tercipta pada masa penjajahan Belanda ketika rakyat miskin tidak mampu membeli daging. Sekarang menjadi hidangan khas yang diminati wisatawan .
Q: Apa itu Es Dawet Telasih?
A: Es Dawet Telasih adalah minuman segar khas Solo dengan campuran biji selasih, santan, dan gula merah. Menyegarkan di siang hari .
Q: Apa itu Wedang Ronde?
A: Wedang Ronde adalah minuman hangat berisi bola-bola ketan dengan isian kacang, jahe, dan rempah. Cocok dinikmati saat malam hari atau cuaca dingin .
Q: Apa itu Wedang Uwuh?
A: Wedang Uwuh adalah minuman herbal khas Solo dengan campuran rempah-rempah seperti jahe, kayu manis, cengkeh, dan daun secang. Berwarna merah dan berkhasiat menghangatkan tubuh .
Q: Apa itu Gado-gado Solo?
A: Gado-gado Solo menggunakan isian buncis, wortel, kentang, dan kol mentah—berbeda dari gado-gado daerah lain—dan disajikan dengan kerupuk serta bawang goreng .
Q: Apa itu Soto Gading?
A: Soto Gading adalah soto ayam bening khas Solo dengan kuah ringan dan segar, topping ayam suwir yang lembut. Favorit untuk sarapan .
Q: Apakah Ayam Goreng Widuran halal?
A: Ayam Goreng Widuran yang berdiri sejak 1973 berstatus NON-HALAL dan manajemen telah mencantumkan label tersebut di seluruh outlet. Wisatawan muslim disarankan memilih tempat lain [citation:terdapat pada artikel sebelumnya].
Q: Di mana kawasan kuliner halal di Solo?
A: Kawasan Kauman di Jl. Wijaya Kusuma adalah pusat kuliner halal dengan banyak pilihan restoran, wedangan, hingga pujasera 24 jam. Semua menu terjamin halal .
Q: Berapa harga Nasi Kebuli Mbah Soleh?
A: Menu di Nasi Kebuli Mbah Soleh Ngru-Q berkisar Rp25.000–Rp50.000 per porsi. Restoran ini terkenal dengan nasi kebuli, nasi mandi, dan tengkleng kambingnya .
Q: Apakah Mie Gajah Mas halal?
A: Mie Gajah Mas yang berdiri sejak 1991 menegaskan seluruh menunya HALAL dan tanpa bahan pengawet. Menu andalan: mie ayam jamur pangsit dan bakso goreng .
Q: Apakah ada kuliner Solo yang cocok untuk vegetarian?
A: Ada. Beberapa pilihan vegetarian: Serabi, Pecel Ndeso (tanpa lauk hewani), Brambang Asem, Cabuk Rambak, dan Tahu Kupat .
Q: Berapa budget wisata kuliner di Solo?
A: Untuk mencoba 5-7 makanan dalam sehari, siapkan Rp150.000–Rp300.000 per orang. Nasi liwet dan selat sekitar Rp30.000–Rp50.000 per porsi, sementara sate buntel paket lengkap sekitar Rp50.000 [citation:terdapat pada artikel sebelumnya].
Q: Kapan waktu terbaik berburu kuliner di Solo?
A: Pagi hari untuk Timlo dan Serabi; siang untuk Gudeg dan Selat; malam untuk Nasi Liwet Bu Wongso dan Tengkleng. Banyak kuliner legendaris hanya buka di jam tertentu .
Q: Apa itu Wedangan atau Angkringan Solo?
A: Wedangan adalah tempat nongkrong khas Solo yang menjual teh panas, jahe hangat, sate-satean, gorengan, dan nasi kucing. Suasananya santai dan sangat Jawa .
Q: Di mana tempat wisata kuliner malam di Solo?
A: Pasar Windujenar (Ngarsopuro Night Market) pada Sabtu malam, kawasan Taman Cinde, dan sekitar Stadion Manahan adalah lokasi kuliner malam yang ramai .
Q: Apa oleh-oleh kuliner khas Solo yang bisa dibawa pulang?
A: Serabi Notosuman, Sosis Solo, Kerupuk Dendeng, Intip Goreng, dan Jajanan Pasar seperti Kue Cubir dan Klepon bisa dijadikan oleh-oleh .
Q: Apa keunikan kuliner Solo dibanding kota lain?
A: Ciri khas utama kuliner Solo adalah rasa manis, lembut, dan gurih yang tidak terlalu ekstrem. Banyak hidangan merupakan hasil akulturasi budaya Jawa, Arab, Tionghoa, dan Eropa .
Q: Apakah ada festival kuliner di Solo?
A: Ya, Solo sering mengadakan Festival Nasi Liwet dan berbagai festival kuliner yang merayakan kekayaan rasa khas Solo, biasanya diadakan bersamaan dengan perayaan budaya .
Q: Apakah semua kuliner Solo halal?
A: Tidak semua. Sebagian besar halal, tetapi ada beberapa seperti Ayam Goreng Widuran yang berstatus NON-HALAL. Wisatawan muslim disarankan bertanya langsung ke penjual atau memilih kawasan Kauman yang terjamin halal .
Analisis Intelijen: Ramalan Kenaikan BI Rate ke 6% di Juli 2026
NEORIX.id | “Apa Kata Data?” | Intelijen Bisnis | 20 Juli 2026 1. EXECUTIVE DASHBOARD — SKOR KEYAKINAN PER KLAIM…
ANALISIS & HIPOTESA PELUANG USAHA LAYANAN JASA 3 BULAN KEDEPAN DI INDONESIA (JULI–SEPTEMBER 2026)
NEORIX.id | “Apa Kata Data?” | Intelijen Bisnis | 18 Juli 2026 1. EXECUTIVE DASHBOARD — SKOR KEYAKINAN PER KLAIM…
Analisis Pesaing: Produk Fashion China vs Lokal — Siapa Pemenang 2026?
NEORIX.id | “Apa Kata Data?” | Intelijen Bisnis | 18 Juli 2026 1. EXECUTIVE DASHBOARD — SKOR KEYAKINAN PER KLAIM…
Solo memang surga bagi pecinta kuliner. Dari yang legendaris hingga yang baru viral, semuanya menawarkan cerita dan cita rasa yang tak terlupakan. Selamat berburu kuliner!
